Metamorfosis Giga.net

Aku awali tulisan ini dengan kalimat….

  • Kesuksesan adalah milik setiap orang yang berani mencoba
  • Terkadang seseorang tidak butuh dihormati, tapi hampir setiap orang ingin dihargai.
  • Berhati-hatilah dalam berucap, karena yang menurut kamu baik belum tentu terdengar baik pula buat orang lain, begitu juga sebaliknya. Jangan sampai menyinggung kecuali karena terpaksa.
  • Bekerjalah karena kamu senang bukan karena tekanan dan kebutuhan, karena hasilnya juga tidak akan maksimal.
  • Dengarlah saran dari tiap orang yang kamu kenal, pilah dan pilihlah mana yang terbaik, bukan karena dia seorang yang berpangkat atau karena dia hanya seorang yang ada dibawahmu,tapi pilihlah karena memang itu baik.

Untuk sekian waktu aku berdiam diri. Menghayati apa yang akan terjadi. Perubahan telah terjadi ditempat kerjaku. Alhamdulillah beberapa hal telah mulai ada perbaikan.

luar

depan









Dimulai dari pemasangan kaca di bagian depan. Yang itu artinya giga mulai merambah menyamai kondisi warnet yang ada pada umumnya. Karena selain alasan kebersihan dan keamanan computer yang ada, pemasangan kaca ini juga memberi kesan formal yang lebih dari sebelumnya. Yang aku sayangkan, pemasangannnya terlalu kebelakang, hingga membuang tempat yang ada. Kenapa tidak dimaksimalkan??! Dan ini sempat aku sampaikan. Btw dengan ini, giga sekarang lebih waaah..n formal juga. Mau tau kenapa?? Cerna satu persatu tulisan ini yaa… Read the rest of this entry »

Suka Duka menjadi seorang Pimpinan Redaksi…

Cuapek fisik dan pikiran…itu yang pertama aku rasain. Puas dan bangga saat mjalh teknik “T-Magazine” bisa selesai. Sayang majalah asuhanku gak bisa terbit karena banyak kendala. Padahal majalah ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses akreditasi informatika universitas madura. Yaa aku hanyalah seorang pimpinan redaksi yang berusaha untuk bisa menyelesaikan sebuah majalah, tentu saja dengan bantuan para anak buahku untuk proses pencarian berita, layout, editor,pracetak hingga proses cetak.. Read the rest of this entry »

Satu Pelajaran

Selasa, 3 Maret 2009

Hari ini aku menemukan sesuatu yang berbeda. Karena teman yang biasanya menjemputnya ada acara keluarga, saudara sepupuku memintaku untuk mengantarnya ke sekolah dasar  tempat ia mengajar.  Di SD Larangan Badung 6….

Oy, semenjak dua bulan yang lalu, aku tinggal ma nenek, bude dan sepupu perempuanku, cuman berempat. Lingkungan kehidupan yang berbeda banget, meskipun sudah mulai nampak pembanguna, tapi tetap saja masih melekat kuat sebuah gaya tatanan kehidupan di daerah pedesaan, yang religius, hubungan dengan tetangga yang begitu kuat dan akrab, berbeda sekali dengan di rumah tempat kutinggal dulu, mungkin buat mama, ada beberapa tetangga yang dikenal, tupun karena ada kegitan ibu PKK, dasawisma dll…lah aku, hampir semua aku gak kenal, tpi gak parah juga, yaa minimal aku taulah mereka punya nama siapa, terutama sekali sadar kalo mereka tetanggaku..hehee….maklumlah waktu itu aku tinggal di daerah komplek yang rata2 orangnya doyan kerja, apalagi dulu aku termasuk anak rumahan yang pendiem n g’pedean..(yuukk!!!),.

Read the rest of this entry »

« Older entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.